Pengertian, Ciri-Ciri, & Bentuk Ideologi [Pendalaman Bahan Pkn Dan Twk-Cpns]


IDEOLOGI

Pengertian Ideologi

Ideologi merupakan istilah yang berasal dari Yunani. Terdiri dari dua kata, idea dal logi. Idea artinya melihat (idean), dan logi berasal dari kata logos yang berarti pengetahuan atau teori. Dengan demikian sanggup diartikan bahwa ideologi yakni hasil inovasi dalam pikiran yang berupa pengetahuan atau teori. Ideologi sanggup pula diartikan sebagai suatu kumpulan konsep bersistem yang dijadikan asas, pendapat (kejadian) yang menawarkan arah tujuan untuk kelangsungan hidup, pandangan atau falsafah hidup.


Ciri-ciri Ideologi

  • Ideologi Terbuka


Ideologi terbuka yakni ideologi yang tidak dimutlakkan. Dapat diartikan juga bahwa nilai-nilai dan cita-citanya tidak dipaksakan dari luar, melainkan digali dan diambil dari kekayaan rohani, susila dan budaya masyarakatnya sendiri. Ideologi terbuka merupakan ideologi yang sanggup berinteraksi dengan perkembangan zaman dan adanya dinamika secara internal.

  • Ideologi Tertutup


Ideologi tertutup yakni ideologi yang bersifat mutlak. Dengan kata lain bahwa ideologi tertutup merupakan pemikiran atau pandangan dunia atau filsafat yang memilih tujuan-tujuan dan norma-norma politik dan sosial, yang ditasbihkan sebagai kebenaran yang dihentikan dipersoalkan lagi, melainkan harus diterima sebagai sesuatu yang sudah jadi dan harus dipatuhi.


Jenis-Jenis Ideologi

  • Liberalisme 

Liberal berarti bebas. Para penganut liberal ini percaya bahwa untuk membuat tatanan dunia yang manis dan maju harus didasarkan pada kebebasan baik kebebasan dalam pandangan politik bahkan agama sehingga sering terjadinya pertikaian dan tawuran. Di dalam paham liberalisme ini terdapat tiga nilai pokok utama yang menjadikannya berpengaruh yaitu life, liberty, dan property. Nilai-nilai yang terkandung dalam tiga hal tersebut yaitu kesempatan yang sama, persamaan hak, kepedulian pemerintah, fungsi pemerintah dan negara. Dalam pemikiran ideologi ini menekankan adanya pemusatan kekuasaan pada diri individu jadi tidak dipegang oleh negara melainkan setiap individu mempunyai hak untuk memberikan segala wangsit dan pendapatnya.

  • Fundamentalisme

Fundamentalisme merupakan paham yang tetapkan agama sebagai aturan politik dalam dunia modern.

  • Monarkisme

Monarkisme merupakan paham dimana kerajaan merupakan sumber utama dari kesejahteraan negaranya. Contoh negara yang menganut paham ini yakni Brunei Darussalam, Arab Saudi dan lainnya. Makara sentra kekuasaan tertinggi yakni raja yang memerintah dan segenap keturunannya. 

  • Kapitalisme

Inti dari paham ini yakni adanya capital atau modal yang dikuasai oleh pihak swasta dimana negara tidak mempunyai kekuasaan atas terjadinya sistem ekonomi dan hanya berperan sebagai pengawas saja. Para pengusaha ini mempunyai tujuan yang terang yaitu mendapat laba sebesar-besarnya dengan pengorbanan yang seminimal mungkin sehingga untuk mencapai hal tersebut negara dihentikan ikut campur dalam perjuangan mereka. Tokoh yang sangat populer dengan ideologi ini yakni Adam Smith atau yang juga dikenal sebagai Bapak Ilmu Ekonomi.

  • Marxisme / Komunisme

Komunis merupakan salah satu ideologi terbesar yang dipakai oleh beberapa negara di dunia ini. Tokoh yang melahirkan ideologi ini yakni tokoh Karl Marx dan Friederich Engels. Tujuan dari ideologi ini yakni untuk memperjuangkan hak semua kelas sosial yang ada di dalam masyarakat menjadi kelas sosial yang sama tanpa adanya perbedaan sesuai dengan hak dan kewajiban warga negara. 


  • Sosialisme

Sosialisme ini konsepnya hampir sama dengan paham komunisme sebab pada prinsipnya yaitu mengutamakan kepemilikan segala sesuatu secara bersama tidak ada yang namanya hak kepemilikan individu. Istilah sosialisme ini muncul pada masa ke 19 di Prancis dan lalu pengaruhnya menyebar ke banyak sekali kalangan di dunia. Tokoh ideologi ini yakni Karl Marx atas kritiknya terhadap kaum kapitalis yang telah menyengsarakan para buruh dan tani.


  • Fasisme

Fasisme merupakan salah satu ideologi yang sangat keras sebab mereka ingin mengatur segala aspek kehidupannya mulai dari politik, budaya, ekonomi dan hal lainya di negara tersebut. Pada penganut paham ini mereka percaya bahwa pemimpin tunggal yang berpengaruh dan adikara bisa membuat kedaulatan dan kesejahtraan bersama di dalam sistem negara. Paham ini mulai berkembang sesudah terjadinya perang dunia 1 dan terus berkembang sampai pada perang dunia ke 2.

  • Nasionalisme

Nasionalisme merupakan paham dimana kedaulatan negara menjadi hal yang mutlak dimana untuk mencapai hal tersebut harus dilakukan kerjasama atas orang-orang yang mempunyai tujuan dan kepentingan yang sama. Keberadaan negara sangatlah penting dalam paham ini dan keamanannya sangat dijaga ketat baik keamanan internal maupun keamanan eksternal. Ada beberapa bentuk nasionalisme yaitu Nasionalis Kewarganegaraan, Nasionalis Etnis, dan Nasionalis Romantic.




Demikian artikel perihal Ideologi, Semoga sanggup bermanfaat

No comments for "Pengertian, Ciri-Ciri, & Bentuk Ideologi [Pendalaman Bahan Pkn Dan Twk-Cpns]"